Pengumpulan Material Masih Berlanjut
Meskipun partisipasi masyarakat cukup tinggi, kebutuhan material untuk pengecoran jalan sepanjang sekitar 1.300 meter masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Karena itu, panitia terus melakukan pengumpulan bahan bangunan secara bertahap agar seluruh kebutuhan dapat dipenuhi sesuai rencana.
Selain mengandalkan swadaya masyarakat, panitia juga mengajak berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan tersebut.
Pengusaha, perantau asal Kampung Palendeng, organisasi sosial, hingga masyarakat umum diberi kesempatan memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.
Agus menilai setiap bentuk dukungan akan memberikan manfaat besar terhadap percepatan pembangunan jalan.
“Kami membuka ruang bagi para donatur yang ingin ikut membantu. Berapa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti untuk mempercepat terwujudnya pembangunan Jalan Kadu Edan,” katanya.
Seluruh bantuan yang diterima nantinya akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan material pengecoran.
Warga Berharap Dukungan Pemerintah
Di samping menggalang swadaya masyarakat, panitia juga berharap pembangunan jalan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah.
Harapan itu ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten agar kebutuhan infrastruktur di Kampung Palendeng memperoleh dukungan.
Menurut Agus, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, para perantau, dan para dermawan akan mempercepat terwujudnya akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat.
Ia menilai semangat gotong royong yang telah ditunjukkan warga menjadi bukti keseriusan masyarakat dalam mendukung pembangunan di lingkungan mereka.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Provinsi Banten, para pengusaha, perusahaan, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa dapat bersama-sama mendukung rencana ini. Semoga ikhtiar masyarakat Kampung Palendeng mendapat perhatian sehingga jalan yang menjadi kebutuhan warga dapat segera terwujud,” tutup Agus Kusni.
Gotong Royong Jadi Modal Awal Pembangunan
Pengumpulan material yang dilakukan masyarakat menjadi langkah awal menuju realisasi pengecoran Jalan Kadu Edan. Inisiatif tersebut memperlihatkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menyelesaikan kebutuhan bersama.
Warga berharap dukungan dari berbagai elemen dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan sehingga akses jalan sepanjang sekitar 1.300 meter itu segera memberikan manfaat bagi mobilitas dan aktivitas masyarakat Kampung Palendeng.
Selama proses persiapan berlangsung, panitia akan terus menghimpun material sesuai kebutuhan. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa, harapan memiliki jalan yang lebih layak di Kampung Palendeng diharapkan dapat segera terwujud. (Red-AN).
























