Transparansi Dinilai Penting untuk Masyarakat
Ilham kembali menegaskan bahwa mahasiswa ingin memperoleh kepastian mengenai penggunaan anggaran pembangunan KDMP.
“Kami ingin mengetahui secara jelas apakah anggaran yang digunakan benar-benar sesuai dengan ketentuan. Jika memang terdapat perbedaan yang tidak bisa dijelaskan secara terbuka, tentu hal itu harus menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Yang kami tuntut hari ini adalah transparansi dan akuntabilitas,” tegas Ilham.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pokok tuntutan yang disampaikan dalam aksi. Mahasiswa menilai keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai pelaksanaan program pembangunan.
Mereka juga berharap pemerintah dapat menyampaikan informasi secara terbuka apabila terdapat perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran.
Aksi Berlangsung Tertib
Selama aksi berlangsung, para mahasiswa menyampaikan aspirasi secara bergantian dalam suasana tertib. Massa juga mengajak Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan penjelasan resmi mengenai pelaksanaan pembangunan KDMP.
Melalui aksi tersebut, Cipayung Plus Kabupaten Lebak berharap pemerintah meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran. Mereka menilai keterbukaan informasi akan memudahkan masyarakat mengetahui sekaligus mengawasi pelaksanaan setiap program pembangunan.
Harapan itu disampaikan sebagai bentuk partisipasi mahasiswa dalam mengawal program pemerintah agar berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (Red-AN).
Sumber: Hasil wawancara Koordinator Aksi Cipayung Plus Kabupaten Lebak, Ilham Maulana Resa, serta pantauan aksi di depan Pendopo Bupati Lebak, Jumat (10/7/2026).
























