LEBAK, ARTISTIKNEWS.COM – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kampung Palendeng, Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak-Banten. Warga secara swadaya membangun jalan cor beton di ruas Jalan Kadu Edan untuk memperbaiki akses transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, Minggu (12/7/2026).
Pembangunan jalan sepanjang sekitar 1.300 meter itu masih berlangsung. Warga mengerjakan proyek tersebut secara bertahap dengan menyumbangkan tenaga, waktu, dan biaya secara sukarela. Melalui kebersamaan tersebut, masyarakat berupaya memperbaiki akses utama yang selama ini digunakan setiap hari.
Selain mengandalkan swadaya, masyarakat juga menerima dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dinas tersebut mengirimkan alat berat vibro yang membantu mempercepat proses pembangunan jalan cor.
Gotong Royong Percepat Pembangunan Jalan
Koordinator Swadaya Pembangunan Jalan Cor Kampung Palendeng, Agus Kusni, mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan Jalan Kadu Edan.
Sejak pekerjaan dimulai, warga bergiliran mengikuti kegiatan gotong royong. Bahkan, banyak masyarakat ikut menyumbangkan tenaga, pikiran, hingga dana agar pembangunan berjalan sesuai harapan.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat kompak. Sejak awal pembangunan, warga bergotong royong memberikan tenaga, pikiran, bahkan menyisihkan rezekinya untuk mendukung pengecoran Jalan Kadu Edan ini. Ini bukti bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan di kampungnya,” ujar Agus Kusni.
Menurut Agus, kekompakan tersebut mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kemajuan daerah. Karena itu, pembangunan jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab segelintir orang, tetapi lahir dari kerja sama seluruh warga.
Ia menjelaskan, gerakan swadaya tersebut melibatkan sekitar 400 kepala keluarga (KK) di Kampung Palendeng. Seluruh warga bersepakat memberikan kontribusi sesuai hasil musyawarah sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan Jalan Kadu Edan.
Menurut Agus, setiap kepala keluarga memberikan swadaya berupa 2 sak semen dan 5 kaleng batu split. Kontribusi tersebut menjadi modal utama sehingga pembangunan jalan cor dapat terus berjalan secara bertahap berkat semangat gotong royong masyarakat.
Bantuan Alat Berat Dukung Proses Pengecoran
Di tengah pelaksanaan pembangunan, bantuan alat berat vibro dari Dinas PUPR Kabupaten Lebak memberikan dampak positif terhadap proses pengerjaan. Kehadiran alat tersebut membuat pekerjaan berlangsung lebih efektif dan efisien.
Agus Kusni pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, khususnya Dinas PUPR, atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, khususnya kepada Kepala Dinas PUPR, H. Dade, yang telah membantu kami dengan mengirimkan alat berat vibro. Bantuan ini sangat berarti karena mempercepat dan mempermudah proses pembangunan jalan cor yang sedang kami kerjakan,” katanya.
Agus menambahkan, alat berat vibro yang dipinjamkan Dinas PUPR Kabupaten Lebak memiliki bobot sekitar 6 ton. Menurutnya, keberadaan alat tersebut sangat membantu proses pemadatan jalan sehingga hasil pengecoran menjadi lebih maksimal dan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.
























